Minggu, 08 Agustus 2010

Menahan Diri untuk Menjadi Seorang Fotografer

Banyak orang mengatakan gali terus potensimu, kejar terus cita-citamu, kembangkan bakatmu, dan ikuti kata hatimu. Begitu saat aku ingin mengikuti kata hatiku dan ingin menggali potensi ku, orang tua malah tidak menyetujui. Padahal dari awal beliau merestui ku mendaftarkan diri ke sekolah seni di Bali setahun yang lalu. Namun setelah mengikuti segala macam test di sana, aku malah dituntut untuk fokus ke PMDK gel. 3 di salah satu universitas negeri ternama di Bali. Betapa bimbangnya hati ini saat itu. Aku pun berhasil lolos pada PMDK gel 3 tersebut. Dan hingga saat ini aku tetap bertahan di kampus ini.
Kini aku sedang menghadapi liburan semester, dan semakin hari aku semakin ingin mengikuti ego ku yang menginginkan sebagai seorang fotografer. Namun semua itu tak akan terwujud. Orang tua ku menginginkan anaknya menjadi sarjana Sains. Hidup ini hanya untuk belajar dan belajar. Tak dapat ijin untuk melakukan hal diluar jurusan yang aku tempuh. Dan secara otomatis aku tidak akan pernah mendapatkan kamera yang aku inginkan untuk menjalankan kesenanganku.
Memang benar kata beliau. Itu demi masa depan ku. Dan hingga saat ini aku tidak menuntut untuk membelikan kamera yang seperti itu. Aku ingin mendapatkannya dengan hasil jerih payahku sendiri.
Dan saat ini aku harus menahan diri ku untuk menjadi seorang fotografer hingga saatnya aku menjadi seorang sarjana.

20 komentar:

riesta mengatakan...

kuliah dulu trus dapet kerja punya uang sendiri trus beli kamera yang keren deh...jangan lupa jadiin aku modelnya ya...hehehehe

cherry mengatakan...

iia mba,,
doa.en ajha,,
hehe

blogger admin mengatakan...

yup..sekolah untuk cita2 sudah punya uang dan pekerjaan baru bisa di capai, niat yang baik,, sukses selalu

chikarei mengatakan...

smoga nanti bisa :)

cherry mengatakan...

@all
makasi ea,,:thx
doa.en supaya saia biza blajar 'n lulus dngan memuas.kan,,:o)

JoO mengatakan...

wah dilema ya...
tapi menuruti kata hati itu biasanya buat kita nyaman sih..
sifat idealis gag selamanya merugikan.. hehehe

cherry mengatakan...

@joo
iia..
dilema selama setaon,
huhuhu

sapidudunk mengatakan...

kamera dslr yang lensanya panjang itu emang menggiurkann.. tapi harganya bikin nyesek juga.. #-o

cherry mengatakan...

@sapidudunk
iia...
saia jg mupeng liatnya
tpi harganya itu yg ga nahan.. :((

Mood mengatakan...

Nah Looo.. . Binun dah..
Kuliah dulu kali yg penting (nyenengin ortu)
Mungkin sambil kuliah bisa belajar poto poto, eh kameranya darimana yak ? He he he... .
Ah tapi pasti selalu ada jalan bila kita mau.
Tetap sehat tetap semangat. Salam saya.. .

TUKANG CoLoNG mengatakan...

fotografi gag harus punya kamera dulu...sekarang mungkin belajar pake kamera poket tp menggunakan trik fotografi. klo triknya uda tw, pas udah punta kameranya, tinggal aplikasiin

cherry mengatakan...

@mood
iia..ini uga mao nyeneng.in ortu dulu,
heheh

@tukang colong
kamera poket udah usak kak,

om rame mengatakan...

biasanya kaLau disuruh memiLih memang agak suLit, apaLagi harus mengikuti yang bukan kata hatinya.
terLepas dari itu, bagi saya yang penting jaLani dan syukuri aja apa adanya. semua ini adaLah rahasia Tuhan, akan ada makna dibaLiknya.
semoga apa yang diharapkan dapat berjaLan ideaL tanpa mengaLami kendaLa berarti, semoga.

cherry mengatakan...

@om rame
makasi om,
:)

anggar berkawand mengatakan...

SaBar ya kawand.. Smua pasti akn indah pada waktuny... :o)
Selalu pilih jalan yang tampak paling baik sesulit dan sekeras apapun jalan itu. Kebiasaan akan membuat semuanya jadi mudah dan ramah...

SALAM BERKAWAND

cherry mengatakan...

@anggar berkawan
makasi kawand,
:ok :)

rezKY p-RA-tama mengatakan...

abisnya kuliah aja bro
dijadikan hoby saja tuh fotografer,
hhehe

cherry mengatakan...

@rezky p-ra-tama
iia..jdi.in hoby ajha,,
^^

ecka memet mengatakan...

jeg jalani aj mamen...
mungkin emang dh takdir.
hahaha

cherry mengatakan...

yooiieee memet..

Posting Komentar

jangan lupa komen euy ^^